Akhir Juni 2017, ATM bisa Dipakai untuk Semua BanK

Akhir Juni 2017, ATM bisa Dipakai untuk Semua BanK

Meski memiliki kartu ATM yang bisa memudahkan menarik uang, namun tetap kita harus tahu dimana tempat ATM Bank yang kita miliki bisa dipergunakan. Namun, hal itu tak lagi jadi masalah karena pada akhir Juni 2017 nanti semua ATM akan bisa digunakan untuk semua Bank.

Hal itu karena Bank Indonesia memastikan aturan National Payment Gateway atau Gerbang Pembayaran Nasional akan mulai berjalan pada akhir Juni 2017. Sistem pembayaran ini dilakukan dengan meningkatkan interkoneksi dan interoperabilitas seluruh sistem pembayaran di seluruh perbankan yang ada Indonesia termasuk Bank swasta.

Menurut Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo, Peraturan Bank Indonesia (PBI) tentang NPG itu kini telah rampung. Dan tengah dalam tahap konsultasi publik.

"Kita sedang lakukan pembicaraan dengan asosiasi dan pelaku industri. Jadi sesuai rencana sebelum akhir Juni kita keluarkan," kata Agus di gedung BI, Jakarta, Kamis 18 Mei 2017. Seperti dilansir dari Viva.co.id.

Selain itu, Agus juga mengatakan, pada tahap awal atau Juni 2017, seluruh infrastruktur kartu ATM atau kartu debit akan terintegrasi. Sehingga kartu ATM atau kartu debit Bank apa pun bisa digunakan untuk pembayaran di infrastruktur Bank mana pun.

"Untuk tahap awal, yaitu, Juni 2017 ini untuk ATM dan Debit Card dulu. Ini tujuannya supaya kita akan secara bertahap pindah kepada uang elektronik," terangnya.

Setelah itu, untuk penerapan selanjutnya akan dilakukan dalam penggunaan e-money di seluruh jalan tol di Indonesia. Sehingga, setiap satu e-money atau uang elektronik milik bank apa pun dapat digunakan di Tol mana pun.

"Kita melihat untuk e-money di jalan tol itu di Oktober 2017 sudah bisa kita wujudkan. Nanti setelah itu sektor lainnya akan lebih mudah (penerapnnya)," tambahnya.

Sementara, Deputi Gubernur BI, Sugeng menambahkan bahwa kebijakan tersebut akan membuat perbankan bisa efisien dalam pengadaan perangkat keras.

"Kita selama ini mengetahui masing-masing penerbit (bank) mempunyai semacam hardware sendiri-sendiri sehingga sangat tidak efisien dan tidak terintegrasi," ujar dia.

NPG sendiri merupakan sistem yang memproses transaksi pembayaran melalui berbagai instrumen seperti kartu ATM atau debit, uang elektronik, dan kartu kredit, secara elektronik. Dan dengan adanya NPG, masyarakat dapat melaksanakan transaksi nontunai dalam negeri dari bank manapun, menggunakan instrumen dan saluran apapun secara efisien.

 
 

Bagikan artikel ini

Facebook Twitter +Google