Aksi Jambret Ini Digagalkan Oleh Bra Wanita yang Menjadi Korbannya

Aksi Jambret Ini Digagalkan Oleh Bra Wanita yang Menjadi Korbannya

Seorang pria bernama Hermansyah (30) nekat melakukan aksi penjambretan terhadap seorang wanita bernama Desi Wati (40) yang tengah menjaga dagangannya di depan rumah di Jalan KH Azhari RT 6 RW 5 Kelurahan 13 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II,Palembang, Sumatera Selatan, Senin 19 Juni 2017.

Namun nahas, aksi penjambretannya itu malah digagalkan oleh Bra yang dikenakan korban. Alih-alih bisa merampas kalung yang tengah dipakai korban, ia malah jadi bulan bulanan masa.

Kejadian itu bermula saat korban menjaga tabung gas elpg jualannya di depan rumah, pelaku Hermansyah yang datang bersama rekannya inisial RD yang kini menjadi DPO, berpura-pura bertamu. Ketika Desi lengah, RD langsung menarik kalung emas yang ada di leher korban hingga putus.

Sayang, kalung tersebut tak sempat diambil pelaku lantaran jatuh dan masuk ke bra atau BH korban. Desi yang ketakutan, langsung mencoba memberikan perlawanan dan berteriak minta tolong.

"Baju saya sampai robek ditarik pelakunya. Untung kalung itu putus masuk ke dalam BH saya, jadi gak bisa diambil mereka," ujar Desi.

Sontak saja jeritan korban langsung mengundang segerombol warga yang kemudian mengepung dua pelaku yang kemudian berusaha lari memakai sepeda motor. Pelaku Hermansyah yang bertugas sebagai joki, akhirnya terjatuh setelah dihantam kayu balok oleh massa di bagian kepalanya. Namun sayang satu pelaku berhasil melarikan diri dari kepungan warga.

"Tadi ada dua orang, yang satunya bawa pistol langsung lari," ujarnya.

Menurut pengakuan Hermansyah, aksi tersebut baru kali pertama dia lakukan lantaran terdesak kebutuhan untuk membeli baju lebaran.

"Anak saya mau beli baju lebaran, saya cuma kerja bangunan lagi nganggur. RD ngajak jambret saya mau saja," ucap pelaku Hermansyah di Rumah Sakit Muhammadiyah Palembang.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Seberang Ulu II, Ipda Novel, menambahkan, pihaknya masih menyelidiki kasus ini untuk menangkap RD yang merupakan rekanan dari pelaku.

"Motor pelaku sudah dirusak warga yang marah. Kita mencari satu pelaku lagi yang kabur," kata Novel.

 
 

Bagikan artikel ini

Facebook Twitter +Google