Artis Ini Lakukan 300 kali Oplas Untuk Bisa Kelabui Tuhan, Dan Ini yang Terjadi

Artis Ini Lakukan 300 kali Oplas Untuk Bisa Kelabui Tuhan, Dan Ini yang Terjadi

Mungkin bagi Anda yang merupakan penggemar dari band Dead or Alive, tak asing lagi dengan Pete Burns yang merupakan penyanyi papan atas dan salah satu pendirinya. Kini penyanyi yang telah menginjak usia 57 tahun ini dikabarkan telah meninggal karena serangan jantung.

Kematian Pete Burns sendiri diyakini berkaitan dengan operasi plastik yang sering dilakukannya. Bahkan kabarnya ia telah melakukan sebanyak 300 kali oplas.

Dikutip dari Daily Mail, Pete sendiri mengakui bila telah melakukan 300 kali operasi plastik. Ia bertekad tidak akan berhenti melakukan operasi bila merasa fisiknya belum sempurna sesuai yang ia harapkan. bahkan ia berujar oplas yang dia lakukan bisa membuat Tuhan tak mengenalinya.

"Jumlah operasi yang sudah saya lakukan mungkin 300. Saya berharap ketika 80 tahun dan ke surga, Tuhan tidak mengenali saya," ujarnya awal tahun ini.

Obsesi Pete pada operasi plastik ini dimulai sekitar 20 tahun lalu. Dimana ia memiliki masalah dengan hidungnya sehingga memutuskan untuk operasi plastik. Namun, hasil dari oplas yang dijalani malah membuat hidungnya justru berlumuran darah karena terjadi sesuatu yang tak beres.

Setelah itu, ia pun menjalani berbagai prosedur perbaikan, termasuk augmentasi bibir, namun justru menyebar ke seluruh wajah. Yang membut Pete terlihat seperti orang cemberut.

Nahasnya, kematian Celebrity Big Brother itu terjadi hanya beberapa hari sebelum album kompilasi Sophisticated Boom Box MMXVI rilis pada 28 Oktober lalu. Sang manajer menuturkan ia meninggal mendadak setelah mengalami serangan jantung yang diakibatkan banyaknya obat-obatan yang sering dikonsumsi, bekuan darah di tubuh Pete meningkat.

Ia sempat tidak bisa bernafas setelah muncul tanda hitam seperti memar di kulit. Saat itu memang ia sempat pulih. Namun, justru muncul masalah lebih serius dimana giginya membusuk sehingga mulutnya bermasalah yang membuat Pete semakin depresi. Hingga akhirnya, ia menghembuskan nafas terakhir setelah terkena serangan jantung parah.

 
 

Bagikan artikel ini

Facebook Twitter +Google