Di sini Wanita Haid Bisa Berujung Kematian

Di sini Wanita Haid Bisa Berujung Kematian

Mengalami atau menstruasi pastinya menjadi suatu hal wajar dan tak aneh lagi bagi seorang wanita dewasa. Namun ternyata tak semua orang menganggap menstruasi bagi wanita itu suatu hal yang wajar.

Seperti halnya yang dilakukan oleh sebagian warga di beberapa wilayah Nepal yang mempercayai wanita haid sebagai pembawa sial. Hingga wanita yang datang bulan itu harus menjalani tradisi diasingkan atau tinggal di gudang, lumbung, dan bahkan di kandang.

Selain itu mereka juga dilarang minum susu dan hanya boleh makan sedikit saja selama dikurung dalam pondok tanpa ventilasi tersebut.

Keadaan tak nyaman bahkan mengenaskan pastinya dialami oleh wanita yang harus menjalani tradisi tersebut. Seperti salah satunya dialami oleh Roshani Tiruwa. Remaja berusia 15 tahun asal Nepal itu tewas setelah menjalani ritual bagi wanita yang tengah datang bulan tersebut.

tradisi wanita haid

Menurut polisi setempat, Badri Prasad Dhakal, Tiruwa dipaksa mengasingkan diri untuk tinggal di pondok sempit yang mirip kandang. Nahasnya selain sempit, kondisi pondok itu juga sangat pengap.

Mayat Tirua baru ditemukan oleh ayahnya, pada Minggu pagi. Jasadnya kaku di dalam pondok yang terbuat dari lumpur di desa Gajra, daerah Achham, sekitar 440 kilometer barat Kathmandu itu.

“ Kami menunggu laporan otopsi untuk mengidentifikasi penyebab kematiannya. Kami percaya dia mati lemas,” kata Badri, seperti dikutip Reuters.

Diketahui korban sempat menyalakan api didalam ruangan yang lebih mirip kandang tersebut untuk menghangatkan badan.

“ Korban menyalakan api untuk menghangatkan badan sebelum tidur di dalam kandang yang tidak ada ventilasi itu,” lanjutnya.

Pemerintah Nepal sendiri sebenarnya sudah melarang tradisi ini sejak tahun 2005. Namun sebagian warga di sana tetap menjalani tradisi ini karena telah menjadi bagian dari keyakinan mereka.

loading...
loading...
 
 

Bagikan artikel ini

Facebook Twitter +Google
 

 
loading...