Karena Terlalu Seksi, Aktris Cantik Ini Dilarang Main Film
Denny Kwan © Cambodia Daily

Karena Terlalu Seksi, Aktris Cantik Ini Dilarang Main Film

Tampil cantik sempurna memang menjadi salah satu tuntutan bagi mereka yang menggeluti dunia hiburan. Bahkan tak sedikit mereka harus berani tampil seseksi mungkin demi menunjang karier yang dijalaninya. Namun demikian disetiap negara memiliki kebijakan sendiri-sendiri mengenai dunia entertainmentnya.

Tak sedikit negara yang memberlakukan batasan-batasan yang harus dipatuhi serta menyiapkan sanksi bagi yang melanggar demi mejaga dunia entertainmennya tak bersinggungan dengan budaya yang berlaku. Dan Hal itulah yang kini menimpa aktris asal Kamboja bernama Denny Kwan seorang akris muda, cantik, dan berbakat yang kini masih berusia 24 tahun..

Dilansir dari laman Dailymail, Dewan Kedisiplinan dari Kementerian Kebudayaan dan Seni Rupa Kamboja melarang Denny bermain peran dalam sebuah film. Ia dilarangan keras untuk bekerja di dunia entertainment selama setahun.

Hal itu lantaran Denny kerap mengunggah foto-fotonya dengan busana terbuka. Dirinya bahkan menolak ketika diminta oleh kementerian untuk berhenti berpakaian seksi. Akibat kelakuannya tersebut, dirinya pun diberikan hukuman.

"Hukuman itu diberikan kepada Kwan karena dia gagal menepati janji tertulisnya kepada kementerian untuk berhenti berpakaian seksi," kata penasihat kementerian dan kepala dewan disipliner, Chamroeun Vantha, seperti dilansir Phnom Penh Post.

Denny Kwan

Meski demikian, Denny mengaku bahwa dirinya belum menerima pemberitahuan resmi dari Kementerian. Dirinya juga tampak tak ambil pusing dengan hukuman tersebut.

"Itu adalah hak saya untuk berpakaian seperti yang saya inginkan. Tetap budaya kita orang Kamboja, tidak dapat menerimanya. Saya juga akan berusaha mencoba untuk tidak lagi berpakaian seksi seperti yang sering saya unggah di Facebook," ujarnya.

Selain itu, Denny mengaku tak pernah beradegan erotis di setiap filmnya.

"Di Kamboja banyak artis seksi. Beberapa bahkan beradegan berciuman dan erotis," ungkap Denny.

Denny Kwan

Menurutnya, sebelum ada pelarangan bermain film, dirinya terlebih dahulu memenuhi panggilan dari Kementrian Kebudayaan. Denny mengaku telah diajari banyak hal layaknya seorang anak perempuan.

Dan larangan yang menimpa Denny, ternyata membuat sejumlah pihak geram. Salah satunya yakni kelompok kesetaraan gender di Kamboja. Mereka tak menerima keputusan yang di tujukan pada Denny tersebut.

"Bagi saya, kementerian tersebut seharusnya tidak melakukan hal itu kepadanya, karena dia memiliki hak dan tidak ada kebijakan atau undang-undang untuk melarang apa yang orang kenakan," kata Ros Sopheap, direktur eksekutif kelompok tersebut.

Senada dengan itu, seorang Kepala Kelompok Hak Asasi Perempuan Kamboja menuturkan, kalau keputusan yang diambil kementrian itu sangat mengerikan.

"Situasi ini hanya terjadi pada perempuan dan itu diskriminasi gender. Ini adalah pelanggaran kesetaraan jender. Wanita adalah orang yang rentan terhadap hal ini," katanya.

 
 

Bagikan artikel ini

Facebook Twitter +Google