Nantinya Selfie Bisa Dijadikan Cara Pengobatan Beberapa Penyakit

Nantinya Selfie Bisa Dijadikan Cara Pengobatan Beberapa Penyakit

Selfie atau memotret diri sendiri memang menjadi hal yang sangat mengasikan dan kini tengah digandrungi banyak orang terlebih para remaja wanita. Namun, ada hal menarik dari selfie. Nantinya selfie bukan hanya sebagai ajang narsis atau gaya-gayaan di media sosial saja, namun bisa juga untuk menyembuhakan penyakit.

Hal itu karena selfie tengah dimanfaatkan kalangan kedokteran untuk mendeteksi dan bahkan menyembuhkan penyakit. Seperti halnya yang dilansir dailymail.co.uk, (2/8), Jarrel Seah dan Jennifer Tang, yang merupakan mahasiswa kedokteran di Melbourne's Monash University, menggunakan selfie sebagai basis aplikasi Eyenameia buatannya.

Aplikasi besutan keduanya ini, dapat mendeteksi seseorang menderita anemia atau tidak hanya dari hasil selfie mata. Jadi tidak lagi harus melakukan cek darah untuk deteksi awal penyakit ini. Dalam situs webnya, Seah dan Tang mengaku punya ide membuat aplikasi tersebut saat bertugas di kawasan pedesaan di Midura, Victoria, Australia.

"Kami melihat penyakit anemia menjadi masalah umum penduduk di daerah itu. Namun, karena tinggal di daerah terpencil, mereka harus melakukan perjalanan berjam-jam jika hendak melakukan tes darah," ujar Tang.

dailymail.co.uk Aplikasi Eyenameia dapat mendeteksi penyakit anemia lewat hasil foto selfie mata seseorang

Dengan Eyenameia ini, penduduk cukup mengirimkan foto selfie matanya ke dokter spesialis. Dari foto itu, dokter akan mengidentifikasi risiko anemia dengan melihat kondisi konjungtiva atau permukaan dalam kelopak matanya.

"Kami percaya aplikasi ini akan mengubah cara pengobatan pada masa depan," kata Tang.

Bukan hanya untuk penyakit anemia, selfie ini juga diyakini bisa untuk mendeteksi dan jadi jalan mendapatkan pengobatan untuk penyakit kulit eksim di wajah. Seperti hasil riset yang dimuat dailymail.co.uk, (29/10/214), penderita penyakit ini juga cukup mengirimkan foto selfie wajahnya ke dokter kulit untuk mendapatkan diagnosis, analisis, dan pengobatan.

Dalam riset yang melibatkan 156 anak-anak dan orang dewasa penderita eksim, selama satu tahun peneliti mengamati proses penyembuhan kulit wajah mereka berdasarkan foto-foto selfie yang dikirimkan. Dan hasilnya 38 persen responden sembuh. Angka tersebut tak jauh berbeda dengan peluang kesembuhan pasien yang datang konsultasi langsung ke dokter, yaitu 44 persen.

"Penyediaan pelayanan kesehatan dermatologi adalah bidang yang menarik untuk dikembangkan, seiring perubahan gaya hidup, penyediaan layanan kesehatan dengan teknologi ini mampu meningkatkan akses pelayanan kesehatan dan hasil pengobatan," ujar peneliti utama dalam riset tersebut, April Armstrong dari Universitas Colorado, Amerika.

Pastinya, hasil selfie yang bisa terbaca akurat oleh dokter adalah foto dengan kualitas bagus. Jadi pastikan ponsel pintar anda memiliki kamera yang mumpuni.

loading...
loading...
 
 

Bagikan artikel ini

Facebook Twitter +Google
 

 
loading...