Ular Paling Berbisa Mati Setelah Gigit Bocah 12 Tahun yang Sedang Tertidur

Ular Paling Berbisa Mati Setelah Gigit Bocah 12 Tahun yang Sedang Tertidur

Ular berbisa memang menjadi salah satu hewan yang menakutkan. Tak sedikit nyawa manusia yang melayang hanya karena satu gigitannya saja. Namun, seekor ular jenis ular Cobra mozambik atau Mozambique spitting Cobra (Naja mossambica) yang terkenal mematikan harus tewas usai menancapkan taring beracunnya pada bocah 12 tahun yang tertidur.

Jake Taylor (12), nama bocah yang selamat setelah terkena gigitan mematikan dari ular paling berbisa di dunia tersebut. Dilansir dari laman Mirror.co.uk, peristiwa tersebut berlangsung ketika Jake sedang pergi berlibur bersama keluarga temannya di sebuah penginapan di Northern Zululand, Provinsi Kwazulu Natal, Afrika Selatan.

“Dia sedang tertidur, tiba-tiba terbangun akibat merasa sakit pada bagian bahunya. Setelah itu dia melihat ular itu telah berada di tangannya dan reflek langsung menendangnya,” ujar Leila, ibu korban.

Lantas Jake berteriak dan berlari keluar, ia pun segera mendapat pertolongan dari teman dan keluarganya. Dia dilarikan kerumah sakit tedekat menggunakan ambulan. Dan si ular mematikan itu ditemukan tewas.

ular tewas setelah menggigit bocah

Tim dokter yang berwenangmenilai Jake merupakan seorang anak yang beruntung. Pasalnya, bisa ular yang mengigitnya itu sebenarnya mengandung postsynaptic neurotoxin dan cytotoxin. Kedua zat itu dapat menyebabkan melemahnya sistem saraf pada manusia, bahkan hingga berujung pada kematian.

Meski rasa sakit yang dirasakan cukup parah, namun Jake tidak kehilangan semangatnya. Bahkan ular yang tewas setelah mengigitnya itu kini diawetkan kemudian dimasukkannya ke dalam sebuah botol kaca.

Menurut Jake, hal tersebut patut diceritakan kepada teman-temannya. Jake bangga karena ia telah berhasil mengalahkan keliaran di alam sekitar.

 
 

Bagikan artikel ini

Facebook Twitter +Google