2 Jam Pakai Popok, Bayi Ini Alami Luka Bakar
Kesehatan Tragedi

2 Jam Pakai Popok, Bayi Ini Alami Luka Bakar

Shabari ·

Kejadian yang menimpa seorang bayi perempuan yang baru berusia 7 hari ini membuat sang ibu marah. Pasalnya putrinya itu menderita chemical burn atau luka bakar bahan kimia yang diduga reaksi dari popok yang baru dipakainya selama 2 jam.

Reanne Davis orang tua dari bayi itu menjelaskan kalau putrinya Elizabeth menjerit kesakitan setelah memakai popok. Saat dilihat,  kulit putrinya menjadi merah mentah dan mengelupas. Hal itu tak lama setelah ia memakaikan popok merk Boots pada Sabtu malam. Menyadari Elizabeth kesakitan, dia segera melepaskannya.

Dilansir dari Daily Mirror pada Kamis (11/1/2018), mengenai hal tersebut, pihak Boots akan segera menyelidiki situasi tersebut. Sang ibu mengaku telah membeli popok seharga 3,50 Pound Sterling atau sekitar Rp 63 ribu satu kemasan berisi 42 popok.

Wanita 24 tahun itu kemudian mencoba meringakan sakit putrinya dengan kapas, air, dan krim untuk iritasi. Beruntung ia berhasil membuat anaknya tidur pada malam harinya, keesokan harinya Reanne yang tinggal di Hartcliffe, Bristol, Inggris ini masih merasa khawatir. Setelah menepon layanan 111, dia memutuskan membawa Elizabeth ke rumah sakit untuk perawatan. 

Reanne mengatakan sangat terkejut saat menganti popok putrinya itu. Keadaanya memprihatinkan apalagi ada bekas popok merah.

"Sebuah popok bisa melakukan itu," ujarnya.

Dia sangat terkejut dan tak menyangka popok bisa melakukan itu.

Ibu tersebut mencoba yang terbaik untuk meredakan rasa sakit putrinya, tetapi tidak berhasil.

"Saya sedang menyeka tubuhnya dengan lembut dengan lap basah dan kapas tapi kulitnya mengelupas. Ini jelas-jelas menyakitinya, sehingga saya berhenti melakukannya," tandasnya.

Reanne kemudian membawa anaknya ke rumah sakit anak di Bristol pada Senin Sore. Menurut perawat yang memeriksanya, itu adalah reaksi dari penyerap popok. Dia kemudian diberi resep antibiotik dan krim steroid untuk meredakan luka bakarnya.

"Saya sama sekali tidak senang, saya ingin mereka mengambil popok itu dari rak yang dipajang sehingga kejadian serupa tidak terjadi pada bayi lain," ujarnya..

Seorang juru bicara Boots mengatakan, sangat menyesal mendengar kejadian itu dan berharap bayi tersebut segera sembuh.

"Kami menjaga keselamatan dan kesejahteraan pelanggan dan keluarga mereka dengan sangat serius dan kualitas dan kemanan produk kami sangat penting bagi kami," terangnya.

"Kami telah berbicara dengan pelanggan secara langsung dan meminta mereka mengembalikan paket bayi Boots ke tim layanan pelanggan kami," lanjutnya.

Tim kualitas selanjutnya akan menyelidiki masalah ini lebih lanjut.

Bagikan artikel ini