Chek In Terlalu Lama, 120 Penumpang Lion Air Ditinggal Terbang Oleh Pilot
Berita

Chek In Terlalu Lama, 120 Penumpang Lion Air Ditinggal Terbang Oleh Pilot

Shabari ·

Lagi lagi Lin Air menjadi buah bibir publik. Kali ini lantaran Pesawat Lion Air JT-673 tujuan Balikpapan - Jakarta - Manado - Papua yang terbang pada pukul 05.50 Wita, dengan meninggalkan 120 penumpang.

Hal itu membuat ruang cek in di bandara Juwata Tarakan pagi ini (11/9/2017) ramai oleh para penumpang pesawat Lion Air JT-673 yang gagal terbang.

Peristiwa itu dikarenakan saat para penumpang akan melakukan cek in, tiba-tiba sistem eror. Hal itu membuat petugas melakukan chek in dengan sistem manual yang membutuhkan waktu lebih lama.

"Kami sedang cek in, selagi cek in, eh pesawatnya malah terbang. Padahal ada juga yang sudah selesai cek in, tetapi ditinggalkan juga," ujar Jamal salah satu calon penumpang yang gagal terbang.

Menurut salah seorang petugas bandara yang tak mau disebutkan namanya menduga, permasalahan itu terjadi karena kurangnya koordinasi antara manajer dengan pilot. Sehingga pilot tidak mau menunggu calon penumpang yang lagi proses check in dan hanya 86 orang penumpang yang sempat terbang.

lion air

Pihak Lion sampai dengan saat ini masih belum bisa memberikan jawaban untuk penyelesaiannya. Beberapa calon penumpang marah karena tidak ada info dari Lion.

Hal itu membuat, para penumpang yang sudah menunggu di terminal selama hampir 4 jam, berteriak marah dan meminta kejelasan dari pihak lion air. Mereka pun berunjuk rasa di ruang keberangkatan Bandara Internasional Juwata Tarakan, Kalimantan Utara.

Ratusan calon penumpang Lion Air itu melakukan pemblokiran di "customer service" Lion Air pada Jumat pagi sekitar pukul 07.45 Wita. Para calon penumpang itu seharusnya berangkat pada 06.00 Wita. Mereka mengaku rugi waktu, tenaga dan biaya, karena harus mengejar bisnis, kursus serta panggilan kerja di Balikpapan dan kota lainnya.

Bagikan artikel ini