DIduga Karena Perawat Tak Bisa Pasang Infus, Bayi Ini Tak Selamat
Kesehatan Berita

DIduga Karena Perawat Tak Bisa Pasang Infus, Bayi Ini Tak Selamat

Damian D. ·

Sebuah kejadian pilu harus dialami seorang bayi yang  baru saja lahir pada kamis (28/12/2017) di RSU Aceh Singkil. Dia harus kehilangan nyawanya diduga karena hal yang seharusnya tidak terjadi. Di duga perawat yang sedang bertugas tak bisa memasangkan infus ke bayi yang lahir dengan bobot 2,6 Kg tersebut. 

Bayi dari ibu Hasriani ini diduga menjadi korban ketidak profesionalan petugas medis. Seperti dilansir dari tribun-medan bahwa pada saat kejadian tidak ada satupun petugas perawat yang bisa melakukan tindakan pemasangan infus. Bayi dari Hasriani ini sebelumnya telah menerima tindakan medis dari dokter spesialis anak. 

Alasan dari perawat yang bisa melakukan pemasangan infus sedang berada di luar kota. Kejadian ini kemudian ditulisankan dalam curhatan oleh keluarga bayi. 

"Kami sekeluarga sangat kecewa, bayi lahir secara sesar hari Kamis jam 15.30 WIB. Keluar dari kamar operasi bayi dalam keadaan menangis dengan berat badan 2,6, langsung dibawa ke ruang anak. Hari Jumat jam 09.00 pagi, dr spesialis anak visite dan menyarankan untuk pemasangan infus agar bisa dimasukkan antibiotika. Tapi Apa? Infus tak terpasang juga, dengan alasan yang pandai masang infus bayi lagi on the way (otw) ke Medan. Setelah keluarga marah-marah, infus baru terpasang pukul 16.00 sore. Sementara keadaan bayi sudah memburuk pukul 19.00 malam."

"Dokter spesialisnya datang dan keadaan bayi sudah memburuk, dan jam 20.00 malam si bayi dinyatakan meninggal. Dokter spesialisnya mengatakan, "maaf ini memang kelalaian kami pihak rumah sakit."

"Yang saya pertanyakan, apakah RSUD sebesar ini cuma punya ahli pemasangan infus untuk bayi cuma 2 orang?" Tolong untuk petinggi Aceh Singkil supaya ditambah ahli pemasangan infus untuk di RSUD ini. Kalaulah ahli pemasangan infus tidak di tempat, sudah matilah bayi-bayi yang ada ada di RSUD ini."

Demikian postingan yang telah dibuat oleh Herawati Hera yang berasal dari Desa Rimo, Kecamatan Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh. 

Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Singkil ini seharusnya memiliki para dokter dan perawat yang handal karena menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama dari puskesmas-puskesmas di seluruh kabupaten Aceh Singkil.

Bagikan artikel ini