Dimintai Angkat Galon, Pemuda Ini Malah Perkosa Istri Tetangga
Kriminal

Dimintai Angkat Galon, Pemuda Ini Malah Perkosa Istri Tetangga

Shabari ·

Biasanya ibu-ibu akan meminta bantuan untuk mengangkat galon air untuk dinaikan ke dispenser. Biasanya suami, anak atau tetangga lah orang yang akan membantunya. Namun pemuda berinisial DM (23) ditangkap polisi setelah diminta mengangkat galon oleh istri tetangganya.

Pasalnya, bukannya membantu mengangkat galon, DM malah tega memerkosa tetangganya sendiri di kamar indekosnya di Jalan Inpres, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Aksi cabul DN dilakukannya terhadappada Jumat (13/4/2018).

Menurut Kapolsek ‎Kebon Jeruk, Kompol Martson Marbun, peristiwa bermula ketika IF mendatangi kamar DM untuk meminta tolong mengangkat galon air mineral di kamar indekosnya.

‎"Saat itu pelaku menyanggupinya sehingga korban kembali ke kamarnya kostnya," kata Marbun, Minggu (15/4/2018), seperti dilansir dari Tribunjakarta.com.

‎Akan tetapi, setelah menunggu cukup lama, DM tak juga datang ke kamar indekos IF. Karena pelaku tak kunjung datang,‎ korban kembali mendatangi kamar pelaku dan didapati pelaku baru selesai mandi.

Saat itu pelaku malah menyuruh korban masuk ke kamarnya. Karena tak memiliki kecurigaan sedikit pun korban menerima ajakan tersebut. Namun tiba-tiba pelaku langsung menutup dan mengunci pintu kamar dan menarik tangan korban hingga terjatuh di kasur.

Korban sempat melawan, namun pelaku mengancam akan membunuh jika korban berontak. Setelah puas melampiaskan hasratnya, pelaku memperbolehkan korban ‎meninggalkan kamarnya.

Korban pun langsung mengadukan apa yang dialaminya kepada sang suami. Dan mendengar hal itu, sang suami geram dan melaporkan kasus yang dialami istrinya ke Mapolsek Kebon Jeruk.

"Saat itu juga Tim Reskrim yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim AKP Bambang Sugiharto melakukan penangkapan terhadap pelaku di kamar kostnya tanpa adanya perlawanan‎." ucap Marbun.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kaos‎ dan celana warna coklat, serta sprei warna hijau. Karena aksinya ini, pelaku akan diancam dengan Pasal 289 KUHP tentang pencabulan.

 

Bagikan artikel ini