Hal Ini Bisa Memicu Wanita Hamil di Luar Kandungan Atau Ektopik
Kesehatan Wanita

Hal Ini Bisa Memicu Wanita Hamil di Luar Kandungan Atau Ektopik

Shabari ·

Bagi pasangan yang tengah mendambakan kehadiran buah hati dalam rumah tangganya pasti akan sangat bahagia saat mengetahui sang istri tengah hamil. Biasanya hal itu akan dicek melalui pengetesan dengan tespack. Namun, sebaiknya saat tahu seorang istri tengah hami segera diperiksakan ke dokter atau bidan.

Hal itu lantaran, tak sedikit kabar baik kehamilan malah menjadi sebuah masalah saat diketahui kalau kehamilan tersebut bermasalah karena tidak terjadi di dalam rahim, namun malah ada di luar rahim.

Kondisi seperti ini sering disebut sebagai kehamilan di luar kandungan atau kehamilan
ektopik atau juga disebut sebagai hamil anggur.

Dikutip dari WebMD, kehamilan ektopik terjadi ketika sel telur yang dibuahi sel sperma dan telah menjadi embrio tidak berada di dalam rahim. Namun berada di tuba falopi atau area lain. Dalam kondisi seperti ini, kehamilan tidak dapat berlanjut secara normal dan memerlukan penanganan darurat.

Oleh karena itu, ada baiknya setelah melakukan pemeriksaan dengan testpack dan hasilnya positif segera konsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan ultrasonografi (USG). Dari pemeriksaan USG ini nantinya bisa dilihat apakah kehamilan terjadi secara normal atau di luar kandungan.

Selain dari hasil pemeriksaan, kehamilan diluar kandungan ini memiliki gejala-gejala khas yang dialami si calon ibu. Diantaranya:

  • Mual dan muntah berkali-kali disertai rasa sakit di perut bawah, nyeri di salah satu bagian tubuh
  • Rasa sakit yang luar biasa di area dubur.
  • Pada beberapa kasus, ibu juga akan mengalami pendarahan hebat, yang merupakan pertanda luruhnya embrio atau keguguran.

Pastinya tak ada yang ingin mengalami kehamilan seperti ini. Oleh karenanya kita mesti tahu apa saja yang bisa menjadi penyebab kehamilan di luar rahim itu bisa terjadi. Adapun penyebab kehamilan diluar rahim tersebut diantaranya:

  • Akibat penyakit menular seksual
  • Radang panggul
  • Efek dari penggunaan obat kesuburan
  • Terdapatnya parut atau bekas luka bekas operasi di area reproduksi juga bisa menyebabkan hamil anggur
  • Mengkonsumsi obat dan terapi hormon dalam program bayi tabung (IVF).

Kehamilan seperti ini biasanya tak bisa diteruskan dan dokter akan memberikan terapi obat melalui suntikan untuk menghentikan perkembangan embrio yang tak mungkin bertahan tersebut. Bahkan dalam beberapa kasus yang cukup rumit biasanya dibutuhkan operasi.

Bagikan artikel ini