Heboh, Wanita Ini Ditemukan Tewas Di WC Rumah Ibadah Setelah Diperkosa Ayah Angkatnya
Tragedi Kriminal

Heboh, Wanita Ini Ditemukan Tewas Di WC Rumah Ibadah Setelah Diperkosa Ayah Angkatnya

Shabari ·

Benerapa waktu lalu publik dihebohkan dengan ditemukannya gadis yang tewas bersimbah darah tergeletak di lantai kamar mandi sebuah rumah ibadah.

Saat ditemukan, kondisi bagian pinggang ke bawah tak menggunakan celana. Selain itu  ditemukan juga cairan diduga sperma pada kemaluan gadis bernama Rosalia Cicimaretini boru Siahaan 21 tahun.

Rosalia diketahui masih berstatus lajang. Ia adalah anak kedua dari enam bersaudara. Ia jemaat aktif di gereja yang dipimpin pendeta Henderson. Sejak SMP, Rosalia diketahui menjadi anak angkat sang pendeta.

Temuan itu pun sontak membuat heboh warga sekitar. Hanya dalam beberapa menit, warga sudah berkerumun di sekitar lokasi, di Dusun XII, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deli Serdang.

Saksi mata mengatakan, sebelum temuan itu, menjelang tengah hari, warga sekitar gereja mendengar suara jeritan yang berasal dari bagian belakang gereja. Di sana juga terdapat bangunan sekaligus hunian keluarga pendeta.

"Kira-kira jam 10.30 WIB, saya dengar teriakan suara macam orang minta tolong dari belakang gereja. Tapi kami takut mendekat," ujar seorang saksi mata.

Tak berapa lama kemudian, sang pendeta keluar dan langsung menggembok gerbang gereja. Ia masih tampak tersenyum ketika menyapa warga di luar gereja dan mengatakan hendak membeli nasi.

Sang pendeta pun ditanya oleh warga tentang suara minta tolong yang didengar warga. Namun, sang pendeta menjawab kalau itu hanya suara kucing.

Jawabannya itu masih membuat warga penasaran. Setelah ia pergi, warga nekat melompati pagar untuk memeriksa dari arah sumber jeritan di bagian belakang gereja.

"Kami lihat ada perempuan berlumuran darah di dalam kamar mandi. Ada luka di bagian kepala," katanya

Warga menemukan Rosalia meregang nyawanya di kamar mandi gereja GSRI yang terletak di Dusun XII, Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang.

Setelah melakukan olah TKP dan pengumpulan alat bukti, tim gabungan Satreskrim Polres Deliserdang, Unit Polsek Tanjungmorawa dan Subdit III Ditreskrimum Polda Sumut, mengejar Pendeta Henderson.

Polisi dari Satuan Reserse Kriminal Polres Deliserdang kemudian menangkap Pendeta Henderson Sembiring Kembaren yang diduga  hendak melarikan diri, Kamis (31/5/2018) sore.

Ia diringkus sekitar pukul 16.30 WIB, berselang kurang-lebih tujuh jam setelah dugaan tindak pidana pembunuhan dan pelecehan seksual terhadap Rosalia Cici Maretini Siahaan.

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja membenarkan polisi telah menangkap Pendeta Henderson Sembiring Kembaren.

"Setelah kami lakukan pengejaran, pelaku berhasil diamankan. Dan saat diintograsi, pelaku mengakui perbuatannya. Sebelumnya, terjadi cekcok antara pelaku dan korban sehingga pelaku emosi dan kehilangan kendali. Pelaku sudah diamankan ke Polres Deli Serdang," ujar AKBP Tatan, Kamis (31/5/2018) malam.

Sementara jasad korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan di Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Medan.

Tim gabungan mengamankan Henderson Kembaren, warga dusun VI Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang di kawasan Harjosari Pancurbatu, Deliserdang tanpa perlawanan. Ia ditangkap sekitar pukul 16.30 WIB.

"Sudah diamankan dan pelaku masih diproses. Pelaku dijerat pasal 338 KUHP dengan ancaman kurungan 15 tahun," ujar AKBP Tatan.

Menurut polisi, adapun motif kejahatan, pelaku emosi melihat korban yang mengeluarkan kata-kata tidak sopan kepadanya.  Polisi menduga  korban dan pelaku sempat menjalin hubungan asmara terlarang.

"Ada motif dendam juga ini. Karena ada hubungan asmara juga antara keduanya. Sementara itu dulu lah. Masih kita periksa ini," kata Ruzi.

Bagikan artikel ini