Iimuan: Manusia Akan Memiliki Puluhan Jenis Golongan Darah Di Masa Depan
Kesehatan

Iimuan: Manusia Akan Memiliki Puluhan Jenis Golongan Darah Di Masa Depan

Shabari ·

Umumnya jenis golongan darah manusia dibagi menjadi golongan darah A, B, AB, O, Rh-rhesus darah positif dan Rh-rhesus darah negatif. Namun, beberapa waktu lalu sejumlah peneliti di Jepang telah menemukan dua jenis golongan darah baru.

Seperti dilansir dari halaman ahc.edu, temuan golongan darah baru ini disinyalir berhubungan dengan adanya kebocoran nuklir pada pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima, Jepang akibat gempa bumi yang memicu tsunami pada 11 Maret 2011.

Golongan darah baru ini adalah JR-Junior positif dan LAN-Langereis positif. Hal ini merupakan jenis golongan darah baru yang kembali ditemukan setelah India dan beberapa tempat lainnya. Di India pernah dilaporkan telah menemukan dua jenis golongan darah baru ini, dan dianggap berhubungan dengan lingkungan dan iklim khusus di India.

Meski para ilmuwan belum menemukan penyebab pastinya munculnya kedua golongan darah ini. Namun, diduga bahwa perubahan golongan darah mungkin akan terjadi di dunia, dan diperkirakan manusia akan memiliki puluhan jenis golongan darah di masa mendatang.

Dilansir dari halaman forbes.com, sebuah riset yang dilakukan peneliti University of Vermont menemukan beberapa golongan darah lainnya yang telah terdeteksi, yaitu:

  • Diego positif yang ditemukan hanya pada orang Asia Selatan dan pribumi Amerika.
  • Sistem MNS mendapat golongan darah M, N dan MN, yang berguna untuk tes kesuburan.
  • Duffy negatif yang ditemukan di populasi Afrika.
  • Sistem Lutherans yang mendeskripsikan satu set 21 antigen.
  • Dan sistem lainnya meliputi Colton, Kell, Kidd, Lewis, Landsteiner-Wiener, P, Yt atau Cartwright, XG, Scianna, Dombrock, Chido/ Rodgers, Kx, Gerbich, Cromer, Knops, Indian, Ok, Raph dan JMH.

Sebenarnya, saat ini manusia telah menemukan lebih dari 300 jenis antigen golongan darah manusia selain antigen ABO dan Rh, hanya saja lebih jarang dijumpai. Golongan darah A, B, O dan AB yang dikenal secara luas ini hanya sebagian kecil dari golongan darah keluarga.

Namun, apakah temuan “golongan darah baru” ini berhubungan dengan kecelakaan nuklir Fukushima, belum bisa duktikan. Dan lagi para ahli mengingatkan, jika ditelusuri, informasi ini bersumber dari sebuah situs komersial swasta di Rusia, sehingga keandalannya masih dipertanyakan.

Bagikan artikel ini