Inilah Efek Dahsyatnya Hubungan Intim Ketika Hamil
Kesehatan Wanita

Inilah Efek Dahsyatnya Hubungan Intim Ketika Hamil

Shabari ·

Bisanya karena khawatir dengan kondisi janin saat awal kehamilan, hubungan intim bersama pasangan akan dikurangi bahkan dihentikan sementara. Selain faktor keamanan pada si janin, kondisi wanita yang tengah hamil cenderung membuat hasrat seksual menurun. Terutama di awal kehamilan, ketika mual dan pusing dirasa tak terkendali.

Padahal, jika kondisi ibu dan janin sehat, berhubungan intim sebenarnya justru sangat dianjurkan. Oleh karenanya, jangan segan untuk berkonsultasi dengan dokter. Mengenai kondisi kehamilan dan kegiatan seksual dengan pasangan yang memang aman dilakukan. Biasanya, dokter akan melarang berhubungan untuk sementara waktu bagi wanita hamil ketika mengalami pendarahan. baru  

Pasalnya, bukan hanya hubungan dengan pasangan yang akan tetap harmonis, berhubungan intim saat hamil, akan mendatangkan sederet efek positif. Diantaranya:

1. Memperkuat ikatan

Disaat hamil, biasanya banyak wanita yang menjadi sangat fokus pada kehamilan mereka dan membuat pasangan merasa ditinggalkan. Pepper Schwartz, Ph.D., profesor sosiologi di University of Washington di Seattle, mengungkap kalau sangat penting untuk berbagi kasih sayang secara fisik.

" Hal ini sebagai cara untuk mempertahankan keintiman hubungan serta membuat ikatan batin jadi lebih kuat. Terutama ketika bersiap menyambut anggota baru dalam keluarga," ujar Schwartz.

2. Menurunkan level kecemasan

Dan hubungan intim bagi si ibu hamil sendiri bisa memberikan efek yang luar biasa. Di saat berhubungan intim dan mencapai kepuasan, maka hormon oksitosin, yang menghasilkan endorfin, akan membuat ibu merasa lebih tenang dan bahagia. Ketika merasa stres dan takut menghadapi persalinan.

3. Menjaga tekanan darah tetap stabil

Berhubungan intim bisa menurunkan level stres yang juga berdampak pada tingginya tekanan darah. Untuk itu disarankan bagi ibu hamil, menangani stres saat hamil dengan bermesraan dengan pasangan. Para suami juga sebaiknya menjaga kondisi psikologis ibu selalu dalam keadaan tenang.

4. Memperlancar Persalinan

Berdasarkan hasil penelitian menyatakan bahwa hubungan intim saat usia kehamilan terutama saat umur kehamilan tua dapat membantu membuka jalan bayi saat melahirkan sehingga dapat memperlancar proses persalinan dan lebih cepat.

Hal ini disebabkan oleh banyaknya hormon yang dilepaskan saat anda berhubungan intim. Hormone seperti hormone endorphin, oksitosin dan juga DHEA dilepaskan melalui hipofisis. Hormon oksitosin merupakan hormone yang bermanfaat untuk mendorong pengerahan serat otot yang akan banyak digunakan pada saat kontraksi nanti.

Nah, selanjutnya hormone endorphin merupakan salah satu hormone yang bermanfaat untuk membuat tubuh menjadi lebih rileks membuat anda menjadi tidak tegang dan lebih tenang meski mendekati waktu proses melahirkan. Hormon DHEA bermanfaat untuk memperkuat tulang dan otot.

Nah jadi jangan takut untuk tetap melakukan hubungan intim bersama pasangan saat hamil.

Bagikan artikel ini