Jadi Korban Bullying, Anak Ini Diantar 50 Motor Gede ke Sekolah
Unik

Jadi Korban Bullying, Anak Ini Diantar 50 Motor Gede ke Sekolah

Shabari ·

Menjadi korban bullying memang sangatlah tak menyenangkan. Bahkan akibatnya bisa membuat si korban tak percaya diri dan parahnya lagi bisa berpengaruh pada mentalnya. Seperti halnya apa yang dialami oleh Phil Mick, (11), yang sering diejek gendut, miskin, dan berbagai julukan negatif lainnya oleh anak-anak di sekolah.

Ia sempat menjadi korban bullying parah sampai lulus SD. Dan menariknya, untuk mengembalikan rasa percaya diri dan mencegahnya ditindas kembali, sebanyak 50 pengendara motor besar mengantarkan Phil ke sekolah barunya.

Seperti dilansir CNN (5/8), karena menjadi korban buliiying Phil mengalami trauma fisik maupun emosional yang cukup mengkhawatirkan. Pasalnya selain julukan negatif dan ejekan, tak jarang pukulan dan tendangan mendarat di bagian pribadinya. Phil bahkan sempat berpikir ingin bunuh diri. Dia mulai merasa dirinya tidak berharga dan bodoh.

sekolah bawa 50 moge

Awalnya Phil enggan menceritakan penganiayaan yang dialaminya. Namun saat sang ibu melihat memar-memar di tubuh anaknya untuk kesekian kalinya, akhirnya memaksanya untuk bercerita. Dan singkatnya, cerita memilukan Phil sampai ke telinga Brent Warfield seorang pimpinan United Motorcycle Enthusiasts, sekelompok pengendara motor besar berbasis di Fort Wayne, Indiana yang hobi melakukan aksi kemanusiaan.

Brent dan rekan-rekannya sepakat untuk memberikan suntikan rasa percaya diri baru kepada Phil. Dengan cara mengantar Phil memulai hari pertama di sekolahnya yang baru. Phil diajak sarapan bersama di restoran, diberi sepeda milik Brent, dan diajak berkendara bersama puluhan biker moge sampai ke sekolah.

Aksi mengantar Phil tak hanya bertujuan untuk menebus harga diri si bocah yang hancur, tetapi juga untuk mengingatkan seluruh generasi remaja bahwa bullying bukanlah tindakan yang baik.

sekolah diantar 50 moge

"Kami mencoba untuk membantu masyarakat dan menyebarkan kesadaran untuk mencegah anak-anak bersikap kejam terhadap orang lain dan mencegah kemungkinan kasus bunuh diri." ujarnya.

Menurut ibu Phil, setelah anaknya mengendarai motor gede membuatnya tersenyum kembali setelah sekian lama. Bocah yang kini duduk di bangku SMP tersebut menggemari aktivitas rakit-merakit dan mengatakan kalau suatu saat dia ingin bekerja dengan otomotif.

Bagikan artikel ini