Karena Salah Potong, Tukang Cukur Sampai Ditangkap Polisi
Tragedi

Karena Salah Potong, Tukang Cukur Sampai Ditangkap Polisi

Shabari ·

Setiap orang memiliki gaya rambut yang berbeda, bsik yang apa adanya, plontos, sederhana, hingga yang mengikuti trend kekinian.

Oleh karena itu, setiap tukang cukur harus bisa mengikuti setiap bentuk potongan rambut yang pelanggannys pinta.

Dan bila sampai salah potong, urusan bisa gawat. Seperti halnya yang dialami oleh seorang tukang cukur di Madison, Wisconsin. Karena salah potong ia harus berurusan dengan polisi.

Hal itu setelah dia memangkas rambut pelanggannya botak di tengah. Insiden ini terjadi pada di Ruby's Salon pada 22 Desember 2017 lalu, seperti dilaporkan Huffingtonpost.com.

Awalnya, seorang pelanggan berusia 22 tahun masuk ke Ruby's Salon dan meminta potongan sederhana saja. Dimana potong rambut di sisi kepala dengan clipper no 2 dan rambut di atas kepala sisakan 1 inci.

Namun yang terjadi, gunting tukang cukur bernama Khaled Shabani (46) diduga mengenai telinga pelanggan sehingga berdarah.

Bukan hanya itu, pelanggan itu juga menuduh Shabani malah memasang clipper nomor 0 dan membuat botak rambutnya di bagian tengah.

Karena kesalahan itu, Juru bicara Kepolisian Madison,Joel DeSpain, mengatakan kepada State Journal bahwa korban "terlihat seperti Larry dari‘Three Stooges.'"

#

Larry dari‘Three Stooges

Dalam laporan kepolisian, korban yang berdarah dan rambut sebagian botak kemudian pergi dari salon itu.

"Anda ingin (clipper) nol, kan?" terisk Shabani saat pelanggannya pergi.

Korban kemudian pergi ke salon lain dan memangkas seluruh rambutnya hingga botak agar selaras dengan pitak yang dia dapat dari Ruby's Salon. Sementara Shabani kemudian ditahan penyidik. Namun ia mengaku kalau kejadian itu merupakan kecelakaan.

"Meskipun memberi potongan rambut yang buruk bukan kejahatan, Anda akan ditangkap karena sengaja memotong telinga dengan gunting," kata DeSpain dalam sebuah pernyataan kepada media.

Bagikan artikel ini