Peneliti Sebut Malas-Malasan Tanda Orang Ber-IQ Tinggi
Unik Iptek

Peneliti Sebut Malas-Malasan Tanda Orang Ber-IQ Tinggi

Shabari ·

Mungkin bagi Anda yang tengah malas-malasan dan melihat hasil dari sebuah penelitian tentang malas-malasan akan tersenyum. Pasalnya penelitian terbaru mengungkap fakta kalau orang pintar itu cenderung sering bermalas-malasan dalam keseharian mereka.

Dari studi yang berbasis di Amerika Serikat ini sepertinya mendukung anggapan yang menyebut orang dengan IQ tinggi cenderung lebih suka menghabiskan waktunya dengan pikiran ketimbang fisiknya, sehingga tampak sering bermalas malasan.

Orang-orang aktif mungkin cenderung lebih suka bergerak karena mereka butuh untuk menstimulasi pikiran dengan aktivitas di luar. Hal itu bisa jadi karena mereka ingin 'melarikan diri' dari pikiran-pikiran atau mereka memang mudah bosan.

Peneliti dari Florida Gulf Coast University, dalam studi ini memberikan tes klasik kepada sekelompok pelajar. Mereka dibagikan kuisioner yang meminta partisipan memberi rate seberapa setuju mereka terhadap sejumlah pernyataan. Diantaranya, "saya sangat menikmati tugas megenai solusi-solusi baru untuk masalah," dan "saya hanya berpikir keras jika saya harus melakukannya."

Sehingga, dari peneliti pimpinan Todd McElroy itu kemudian memilih 30 orang 'pemikir' dan 30 orang 'non-pemikir' dari keseluruhan kandidat. Para peneliti kemudian memakaikan perangkat di pergelangan mereka. Perangkat ini memungkinkan peneliti bisa memantau pergerakan dan level aktivitas kedua grup.

Dan hasil dari studi yang telah dipublikasikan di Journal of Health Psychology edisi April 2017 ini menemukan kalau grup pemikir cenderung kurang beraktivitas selama sepekan itu dibandingkan dengan grup non-pemikir. Akan tetapi, aktivitas kedua grup tidak berbeda di akhir pekan. Ini sesuatu yang belum bisa dijelaskan para peneliti ini, demikian dikutip dari laman Independent.co.uk. 

Karena hal itu, temuan in semakin menguatkan anggapan yang menyebut bahwa orang non-pemikir sangat mudah bosan sehingga perlu menghabiskan waktunya dengan aktivitas fisik, termasuk olahraga.

Disamping itu, McElroy menggarisbawahi dampak negatif bagi orang-orang yang kurang aktivitas fisik. Ia pun menyarankan agar orang-orang yang malas bergerak meski sepintar apapun mereka, tetap harus meningkatkan aktivitas fisik demi kesehatan.

Nah bagaimana menurut Anda?

Bagikan artikel ini