Pengendara Fortuner Ini Gunakan Mobilnya Untuk Protes Pada Toyota
Gallery

Pengendara Fortuner Ini Gunakan Mobilnya Untuk Protes Pada Toyota

Shabari ·

Setelah beberapa waktu lalu, Toyota Fortuner sempat menjadi sorotan publik terutama warganet karena ditumpangi tersangka kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto yang menabrak tiang listrik. Kali ini Fortuner kembali menjadi perbincangan, setelah pemilik akun Facebook Muhammad Arfian Alamsyah mengunggah umpatan kepada Toyota melalui stiker di mobil Fortuner.

Ia mengunggah foto belakang sebuah mobil Fortuner yang dipenuhi stiker berisi umpatan kepada Toyota.

"My Toyota Sucks!! Brakes problem, No Solution, No Response From TAM," begitulah isi beberapa tulisan yang terpampang di bagian belakang Fortuner tersebut.

Sontak saja, unggahan itu menjadi perbincangan warganet dan menimbulkan pro kontra. Ada yang membela pembuat tulisan tersebut, namun banyak juga yang malah menyalahkan cara mengungkapkan kekesalan pemilik Fortuner tersebut.

kecewa pada fortuner

"Cuma dia doank yg protes..yg lain langsung ke bengkel," tulisnya pemilik akun Facebook, Rusli Ilfan di kolom komentar.

Bahkan ada juga yang menyangkutpautkan hal tersebut dengan kasus Fortuner saat peristiwa Setya Novanto menabrak tiang listrik.

"Jangan sampe pengacara Setnov tau soal ini, ntar dia jadi punya peluru untuk lawan KPK dengan alasan rem blong,"tulis Warganet bernama Munawar Chalil. 

Menanggapi foto tersebut yang kemudian menjadi viral itu, pihak Toyota Astra Motor (TAM) melalui Executive General Manager Toyota Astra Motor (TAM), Fransiscus Soerjopranoto mengatakan dia sudah menerima gambar tersebut dari beberapa sumber dan merasa prihatin pada apa yang terjadi pada Fortuner tersebut.

"Tentunya, kami prihatin terhadap situasi yang terjadi pada kendaraan tersebut, apalagi penggunanya sampai mengekspresikan kekecewaannya. Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya, atas kekurangnyamanan tersebut," kata Fransiscus.

Dia mengaku, saat ini pihak Toyota Astra Motor (TAM) sedang berkoordinasi dengan diler resmi Toyota. Di mana pihak TAM tengah mencari detail kendaraan dan pemiliknya serta mengenai permasalahannya. Untuk bisa melakukan quick action dalam mengatasi ketidak nyamanan pelanggan saat mengendarai kendaraan tersebut.

Nah bagaimana menurut Anda?

Bagikan artikel ini