Pesawat Saling Senggol, Empat Orang Pilot dan Co-pilot Lakukan Tes Urin
Tragedi

Pesawat Saling Senggol, Empat Orang Pilot dan Co-pilot Lakukan Tes Urin

Shabari ·

Terjadinya senggolan dan tabrakan kendaraan di jalan memang telah, menjadi salah satu insiden yang kerap terjadi di jalan raya. Namun bagaimana bila pesawat terbang yang saling senggol?

Meski telah dilakukan pengaturan sedemikian rupa agar pesawat tak mengalami senggolan saat terbang, namun ternyata resiko itu tetap sering terjadi. Salah satunya insiden senggolan dua sayap pesawat Lion Air dan Wings Air di Bandara Kualanamu.

Demi penyelidikan insiden tersebut, empat orang pilot dan co-pilot, dua pesawat Lion Air Grup tersebut dites urin terkait alkohol dan narkoba oleh Balai Kesehatan Penerbangan di Jakarta. Selain itu mereka juga diistirahatkan dalam batas waktu yang tidak ditentukan.

“Hasil tes urin dan penyebab bersenggolan belum bisa dipublikasikan, paling cepat delapan bulan paling lambat 12 bulan kedepan, itu aturan undang-undang,” kata Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto di Media Center Lantai II Bandara Kualanamu, seperti dilansir Sumut Pos.

Menurut Soerjanto, pihak KNKT menurunkan tim berjumlah lima orang yang langsung melakukan investigasi. Dan telah diamankan beberapa barang bukti termasuk rekaman CCTV, kotak hitam (black bord) pesawat, serta wawancara pada petugas dan penumpang yang ada hubungannya dengan insiden tersebut.

Mirisnya, peristiwa kecelakaan pesawat seperti ini dalam tahun ini sudah terjadi sebanyak 22 kali. Dimana paling banyak terjadi di Papua, sedangkan di Bandara Kualanamu baru yang pertama.

“Kita lakukan investigasi sehingga bisa menjadi masukan dan evaluasi sehingga ini tidak terulang kembali. Untuk keperluan penyelidikan lebih mendalam, kedua pesawat dalam pengawasan KNKT, dan di groundet (dikandangkan) di area appron Wiktor Wisky 9. Setelah selesai baru diserahkan pada pihak maskapai,” katanya

Sementara itu Head Station Lion Air, Ellen Noviana Manalu menegaskan jika pihaknya taat pada peraturan. Terkait para penumpang yang ada pada insiden masing-masing Lion Air sebanyak 140 orang dan Wings Air sebanyak 66 orang sudah diberikan haknya sesuai dengan UU Penerbangan, termasuk ada yang dijadwal ulang (Rescedul) penerbangan namun ada yang minta dikembalikan tiket (Refund).

“Yang jelas apapun hasil investigasi dari intansi terkait kita siap menerimanya,” ujarnya.

Bagikan artikel ini