Petani Ini Gunakan Telur Untuk Menanam Tanaman Ini, Bisa Hasilkan Ratusan Juta
Internasional Kreatif

Petani Ini Gunakan Telur Untuk Menanam Tanaman Ini, Bisa Hasilkan Ratusan Juta

Shabari ·

Pernahkah Anda melihat sebuah telur yang ditaruh diatas pohon atau ujung tanaman?. Mungkin ada yang melakukannya itu untuk hiasan saja. Namun apa yang dilakukan petani ini sungguh di luar dugaan.

Ternyata bukan hanya untuk hiasan, petani ini memiliki maksud tersendiri, yang diletakan petani ini bukan sekedar telur tapi “pusaka” lainnya.

Petani bernama Wang membeberkan bahwa di dalam telur kosong itu telah disarungi semacam pusakanya. Adapun disarungkan di dalam cangkang telur itu adalah Toona sinensis atau Surian/Suren (Sejenis tumbuhan anggota marga Toona).

#

Untuk daun dari tanaman ini bisa digunakan untuk teh seduh yang sangat disukai. Toona juga bisa sebagai sayuran bergizi yang memiliki khasiat untuk stamina lelaki, menguatkan lambung dan usus serta khasiat lainnya, karena itu sangat digemari. Oleh karenanya daun tanaman ini memiliki harga yang mahal juga sangat fantastis. 

Wang sendiri menyarungi Toona dengan cangkang telur ayam untuk menjaga suhu, agar suren bisa tumbuh dengan cepat. Bukan hanya itu, suren yang tumbuh dengan cangkang telur yang disarung ini memiliki aroma telur yang lembut, dan lebih disukai pasar.

Menurut Wang, Toona yang disarung dengan cangkang telur ini, hasil tiap / per mu (1 mu = 1/15 hektar) bisa mencapai sekitar 1.500 kg. Dan untuk harga beli di pasar lokal umumnya tidak kurang dari 15 yuan atau sekitar Rp. 30.000 per 500 gram. Apalagi harga eceran di pasar bisa mencapai 20-50 yuan (sekitar Rp.40-98 ribu). Bahkan di beberapa tempat harganya bisa lebih dari 100 yuan atau sekitar Rp. 196 ribu, per 500 gram. 

Wang menanam Toona sinensis ini di atas lahan seluas kurang lebih 1,67 ha. Sehingga, jika dihitung berdasarkan penghasilan 45.000 yuan atau sekitar Rp. 88.2 juta, dipotong cost dan upah, maka kuntungan yang diperolah bisa mencapai antara 200.000 – 300.000 yuan atau sekitar 392 juta – 588 juta per tahun. 

Sungguh menggiurkan bukan! Bagaimana menurut Anda?

Bagikan artikel ini