Rasa Nikmat Setelah Menahan Kencing atau Peegasm Ternyata Berbahaya
Kesehatan Wanita

Rasa Nikmat Setelah Menahan Kencing atau Peegasm Ternyata Berbahaya

Shabari ·

Memang terkadang kita terpaksa harus menahan hasrat pipis atau buang air kecil. Bisa karena tangah berada di trasnportasi umum atau sedang di tempat umum dan tidak menemukan toilet, atau kondisi yang memang membuat kita menunda untuk ke toilet.

Namun, setelah sampai ke toilet dan mengeluarkannya, biasanya ada perasaan lega yang memiliki kenikmatan sendiri yang disebut 'peegasm'.

Namun, karena adanya kepuasan tersebut, akhir-akhir ini, peegasm menjadi sebuah tren karena ada kepuasan tersendiri.

Akan tetapi, mengenai hal itu dokter spesialis kandungan dari Royal College of Obstetricians and Gynecologists di Australia, Charlotte Elder mengatakan bahwa peegasm bisa menyebabkan kerusakan pada kandung kemih.

"Kandung kemih harus diperlakukan dengan baik. Penting untuk ke toilet saat kamu harus pergi, bukan saat sudah penuh sekali," ujarnya seperti dikutip dari New York Post.

Menurut Elder, jika kita menunda pergi ke toilet itu bisa meregangkan kandung kemih. Dan hal itu tidak boleh dianggap remeh, karena jika terjadi cederah, kandung kemih butuh bertahun-tahun untuk pulih, bahkan beberapa kasus kerusakan tidak bisa diperbaiki.

"Jika kamu memaksakan pipis ketika tidak perlu pergi ke toilet, kamu dapat mengurangi kapasitas kandung kemih untuk menahan urin," ungkap Elder.

Dan apabila peegasm terlalu sering bisa menyebabkan infeksi saluran kemih karena ada kemungkinan bakteri berbahaya berkembang biak di sana.

Meski demikian, untuk beberapa orang peegasm dirasa sangat nikmat bahkan disamakan dengan kenikmatan seksual.

Bahkan beberapa survey mengatakan bahwa sejumlah wanita melaporkan mengalami sleep orgasm (orgasme saat tidur) dimana hal itu terjadi ketika kandung kemih penuh.

"Kandung kemih penuh saat tertidur akan menstimulasi sedikit saraf panggul yang membuatmu lebih mungkin memiliki mimpi seks yang dapat memicu orgasme saat tertidur," ungkap Elder.

Meskipun demikian, demi kesehatan kandung kemih, disarankan untuk tidak menahan pipis.

Bagikan artikel ini