Segera Hadir Pil KB Untuk Pria, Pil Pencegah 'Menghamili'
Kesehatan

Segera Hadir Pil KB Untuk Pria, Pil Pencegah 'Menghamili'

Shabari ·

Bicara masalah alat kontrasepsi, pastinya kita akan menemukan selama ini alat kontrasepsi lebih cenderung diperuntukan bagi wanita. Dan biasanya alat kontrasepsi yang paling populer karena cenderung praktis dan murah adalah yang berbentuk pil pencegah kehamilan.

Biasanya, pil ini akan dikonsumsi setiap hari oleh wanita. Oleh karenanya meski mudah dan murah, kebiasaan meminum pil setiap hari bisa membuat wanita bosan.

Mungkin ini bisa jadi kabar gembira bagi kaum hawa atau juga para pria, dimana sebuah percobaan klinis tengah mengembangkan pil kontrasepsi untuk pria.

Dikutip dari Fox News, pil tersebut diberi nama DMAU dan baru saja dipresentasikan dalam Endocrine Society’s Annual beberapa waktu lalu. Pil tersebut berisi kombinasi dari hormon androgen dan progestin. Jika dikonsumsi setiap hari akan mengurangi produksi sperma secara signifikan. Dan hal ini akan berdampak pada pencegahan kehamilan pasangan.

"DMAU saat ini dalam tahapan pengembangan yang cukup baik, sebagai pil kontrasepsi harian," kata Dr. Stephanie Page, senior investigator penelitian, yang juga profesor farmasi di University of Washington, AS.

Varian pil sebagai kontrasepsi untuk pria memang sedang gencar dikembangkan. Karena dianggap cara praktis untuk mencegah kehamilan pasangan, dibanding metode lainnya. Menurut Dr. Page, melalui survei yang dilakukan lakukan, pria cenderung memilih pil dibandingkan metode suntikan atau gel yang saat ini sedang dikembangkan.

Sedangkan untuk percobaan klinis pil ini, akan dilakukan selama tiga bulan mulai April mendatang, Untuk efek samping sendiri, sejauh ini diketahui pil kontrasepsi bisa meningkatkan berat badan dan level kolesterol, tapi masih dalam batas normal. Untuk itu pengembangan penelitian terus dilakukan agar penggunaan pil jadi efektif dan tentunya aman.

Pil kontrasepsi bagi wanita adalah sebagai pencegah kehamilan, bagi pria berarti pil pencegah menghamili. Nah bagaimana menurut Anda?

Bagikan artikel ini