Seorang PSK Ngamuk dan Duel Dengan Satpol PP Wanita di Jam Sahur
Wanita Tragedi

Seorang PSK Ngamuk dan Duel Dengan Satpol PP Wanita di Jam Sahur

Shabari ·

Pihak keamanan memang gencar melakukan razia penyakit masyarakat (pekat), terutama di bulan Ramadhan demi kenyamanan masyarakat. Namun, saat menjalankan razia, tak jarang pihak keamanan mendapat perlawanan dari oknum yang diduga tengah melakukan hal yang dianggap bisa menganggu.

Seperti halnya apa yang dilakukan oleh wanita muda yang diduga seorang PSK, Melda (22). Ia mengamuk saat hendak diangkut ke truk Dalmas Satpol PP. Bakan, Ia sampai menyerang petugas.

Imelda meraung sambil menarik seragam petugas, dan berusaha menggigit tangan petugas, saat terjaring dalam razia pekat Jumat (8/6) dini hari.

Seperti dilansir Pojoksatu.com, razia ini digelar hanya berselang dua jam setelah Satpol PP menyapu bersih anjal dan gepeng di sejumlah kawasan. Melda dicegat petugas saat duduk santai di Bundaran Hasanuddin HM, Banjarmasin.

Tak ingin berdebat panjang lebar, petugas kemudian mengangkut Melda secara paksa. Namun, setelah di dalam truk dalmas, Melda belum menyerah. Ia kembali bergumul dan duel dengan Satpol PP wanita bernama icha. Satu lawan satu.

“Dia sempat merekam wajah saya dengan ponselnya. Mengancam akan melaporkan saya. Silakan saja. Saya bahkan memberi tahu dia nama lengkap saya,” kata Icha.

Namub, tubuh kurus langsing Melda membuatnya tidak setara bagi Icha, yang bertubuh sintal dan sudah dibekali pelatihan menghadapi amukan massa.

“Saya tidak sedang menjajakan diri. Saya sedang menunggu teman. Mau beli makanan untuk bersahur,” kata Melda.

Ditanya mengapa dia mengamuk, alasannya, petugas lah yang memulai duluan.

“Tangan saya ditarik-tarik. Badan saya kan jadi sakit,” keluhnya.

Petugas mencurigai Melda yang diketahui merupakan warga Jalan Teluk Tiram Darat itu dalam pengaruh obat keras atau alkohol. Pasalnya, reaksinya Melda terlampau berlebihan. Dan agak meranyau ketika diajak ngomong.

Kasi Tibum Satpol PP Banjarmasin, Dani Matera, mengaku sangsi dengan pembelaan diri Melda.

“Dengan dandanan seperti itu, mengaku mau sahur pada jam satu malam, saya kira agak mencurigakan,” ujarnya.

Total, ada delapan perempuan dan tiga waria terduga PSK yang diangkut petugas. Selain Jalan Hasanuddin HM, juga disasar Pasar Sepeda, Pasar Sudimampir, dan Pasar Harum Manis. Yang kerap menjadi tempat mangkal PSK.

Bagikan artikel ini