Suami Meninggal, Wanita ini Menikahi Putri Tirinya Sendiri
Wanita

Suami Meninggal, Wanita ini Menikahi Putri Tirinya Sendiri

Shabari ·

Kita memang sering mendengar istilah yang menyebut kalau cinta itu 'buta', dimana perasaan cinta tak memandang warna kulit, status ekonomi, jabatan, hubungan bahkan agama. Namun, apakah cinta buta itu termasuk juga dengan tidak melihat jenis kelamin?

Hal itulah yang tengah di perjuangkan oleh golongan yang tengah menghidupkan kembali kebiasaan sebuah kaum yang diceritakan pernah dibinasahkan karena kelainan dari orientasi seksualnya, yakni menyukai sesama jenis.

Seperti halnya sebuah kisah perempuan berusia 33 tahun yang malah memilih menikahi putri tirinya yang berusia 2 tahun. Kisahnya bermula ketika ia memutuskan menikah dengan seorang duda beranak satu dari Rosario, provinsi Santa Fe, Argentina.

Karena sebuah penyakit yang diderita sang suami hingga membuatnya harus kehilangan pria yang paling disayangi itu selama-lamanya dan menjadi janda. Seperti yang dilansir Liputan6.com dari Worldwideweirdnews, Minggu (11/12/2016), setelah sang suami meninggal, ia semakin dekat dengan putri tirinya yang berusia. Sejak saat itu mereka memulai hubungan yang romantis.

Karena semakin lama hubungan mereka semakin intim, akhirnya mereka pun memutuskan untuk menikah.Namun, saat pasangan sesama jenis ini mengajukan izin menikah, dokumen mereka ditolak karena hukum melarang adanya pernikahan anak dan orangtua.

Merasa dirugikan karena tak mendapatkan izin, mereka pun menggugat dan mengklaim jika peraturan hukum telah melanggar hak konstitusional mereka untuk menjadi bahagia.

Argentina sendiri memang termasuk pada negara yang kemudian melegalkan pernikahan sesama jenis. Akan tetapi disana tetap tidak mengakui pernikahan antara orangtua dan anak. Meski keduanya tidak memiliki hubungan darah (tiri).

Bagikan artikel ini