Polisi

Tahu yang Menerobos Lampu Merah adalah Mantan Pacar, Polisi Muda Ini tak Memberi Surat Tilang Tapi Surat yang Isinya Bikin Nangis

Shabari ·

Seorang polisi lalu lintas memberhentikan sebuah mobil yang diketahui melanggar aturan lalu lintas dengan menerobos lampu merah.

Dengan sopan, polisi tersebut mengetuk pintu dan memberikan hormat. Karena menyadari kesalahannya, wanita di dalam mobil pun segera meminta maaf.

“Maaf ya Pak, saya ngerti saya salah. Tapi saya jangan ditilang ya Pak. Saya lagi buru-buru jemput anak Saya. Anak Saya ulang tahun.”ujarnya.

Setelah melihat wajah dan nama di seragam, wanita itu kemudian mengenali si polisi yang menghampirinya.

Dia adalah mantan pacarnya saat masih duduk dibangku SMA. Meski demikian polisi tersebut tetap meminta SIM dan STNK pada wanita itu.

Serasa dihiraukan oleh oleh pak polisi yang tak lain adalah mantan pacarnya, si wanita pun menutup kaca mobil setelah memberikan SIM dan STNKnya.

Tak adalagi pembicaraan diantara mereka. Namun, setelah selesai mencatat surat tilang, polisi tersebut memberikan kembali STNK dan SIM kepunyaannya.

Wanita tersebut merasa heran, karena dia tidak mendapatkan surat tilang, melainkan surat yang ditulis cukup panjang di selembar kertas putih. 

#

“Hai Tiwi. Kamu Tahu? Dulu saya juga punya anak. Cuma satu-satunya. Tapi sekarang meninggal karena ditabrak orang yang menerobos lampu merah. Pengemudinya hanya dihukum 3 tahun. Setelah bebas, ia dapat berkumpul dan memeluk anaknya lagi. Sementara saya, Saya tidak lagi dapat melihat apa lagi memeluk anak saya. Beribukali saya mencoba memaafkan si pengemudi, tapi tidak bisa. Maafkan Saya Tiwi, hati-hati di jalan. Titip salam untuk keluarga mu dan selamat ulang tahun untuk anak mu.”isi surat tersebut.

Kejadian ini pastinya bukanlah kejadian sebenarnya melainkan sebuah film pendek yang dibuat sebagai pengingat kepada para pengendara untuk selalu mentaati peraturan.

Video ini pun berhasil menyita perhatian lebih dari 2 juta orang. 

Nah bagaimana menurut Anda?

Bagikan artikel ini