Tragedi Video

Tak Mau Bayar Bubur yang Mereka Pesan, Para Pemuda ini Hancurkan Restoran

Shabari ·

Pernahkah Anda merasakan kekecewaan, lantaran pesanan makanan yang Anda pesan tidak sesuai harapan bahkan jauh sekali dari harga yang harus dibayar? Nah, dalam mengatasi kekecewaan seperti itu setiap orang memang memiliki cara yang berbeda.

Namun, apa yang dilakukan oleh empat pemuda asal Singapura ini, mereka meluapkan kekecewaan dengan cara yang sedikit kasar. Bahkan sudah menjadi tindakan kriminal.

Karena kecewa dengan bubur ayam yang mereka pesan, empat pemuda yang tak diketahui namanya ini menghancurkan sebuah restoran bernama Heng Long Teochew. Aksi mereka terekam kamera keamanan dan seketika menjadi viral di internet setelah dibagikan oleh akun All Singapore Stuff.

Usut punya usut, ternyata pemuda tersebut memesan bubur dengan harga SGD 7 atau setara Rp 63 ribu. Namun, menurut para pemuda itu, bubur yang disajikan oleh koki restoran Heng Long Teochew tidak sebanding dengan harga yang mereka bayarkan.

Karena merasa kecewa dengan bubur tersebut, alih-alih membayar empat pemuda ini justru memecahkan dan merusak barang-barang di restoran tersebut. Begitu selesai meluapkan rasa kemarahan dengan menghancurkan tempat makan tersebut, para pemuda tersebut lantas pergi.

Belum diketahui berapa banyak kerugian yang diderita oleh pemilik restoran akibat kejadian nahas yang berlangsung pada Senin (29/05) lalu pukul 4 pagi.

Kejadian tersebut mengundang simpatik para netizen. Taksedikit dari mereka yang menuntut agar keempat pemuda tersebut dijatuhi hukuman. Karena bubur seharga Rp 63 ribu tak berarti apa-apa dibandingkan kerusakan yang mereka timbulkan.

Bagikan artikel ini