Terkena Bakteri Ini, Testis Pria Ini Meledak
Kesehatan Internasional Tragedi

Terkena Bakteri Ini, Testis Pria Ini Meledak

Shabari ·

Nasib nahas dialami oleh pria bernama David Worsley (56) asal Inggris. Pasalnya, saat pulang dari liburannya, pria tersebut mengalami hal mengerikan yang membuat testis kirinya meledak.

"Benar-benar berbunyi dhuar," kata David Worsley seperti dilansir dari Sun.

Setelah ia menghabiskan liburan di Hammamet, Tunisia, ia mulai merasakan sesuatu tak nyaman di tubuhnya. Saat itu Worsley merasa mual dan hanya bisa bolak balik ke toilet. Selain lesu, ia hanya bisa berbaring, behalusinasi, dan kehilangan kesadaran.

Pada saat liburan itu ia sempat diperiksa tiga kali oleh dokter setempat, sebelum akhirnya ia dilarikan ke rumah sakit dan dirawat selama empat hari. Tak banyak yang bisa diperbuat oleh dokter saat di rumah sakit, ia hanya memberikan obat antibiotik kepada Worsley. Sampai akhirnya pria itu memutuskan untuk pulang meskipun dokter di Tunisia menganjurkan Worsley untuk tetap tinggal.

Ternyata perjalanan pulang kembali ke Inggris tak semudah seperti yang ia bayangkan. Dengan segera Worseley langsung mengeluhkan rasa sakitnya pada dokter.

#

Hasil dari pemeriksaan keadaan Worsley cukup memperihatinkan. Dokter memutuskan bahwa pria malang itu terjangkit bakter langka yang disebut salmonella Africa.

"Dokter memberitahu bahwa aku tak diperbolehkan untuk tidur bersama istriku," ujar Worsley, dilansir dari Mirror (11/1/2018).

Tak lama kemudian bakteri tersebut membuat Worsley kesulitan untuk bangun dari tidur. Penyebarannya telah sampai pada bagian organ kelaminnya dan menyebabkan rasa sakit tak tertahankan di bagian testisnya. Bahkan, Worsley hanya bisa menangis karena nyeri yang parah pada testis kirinya.

Sang istri, bernama Joanne langsung membawa Worsley ke rumah. Menurut keterangan Worsley, satu testisnya yang mengalami sakit parah semakin lama semakin membesar. Selain itu, gejala lain yang dialami oleh Worsley juga menyebabkan ia muntah-muntah dan diare.

Worsley akhirnya dipulangkan oleh rumah sakit setelah 10 hari mendapatkan perawatan. Akan tetapi, pembengkakan pada testisnya tak kunjung mengecil. 

Dan setelah pulang kerumah kejadian mengerikan justru terjadi. Saat ia mandi, testisnya meledak secara tiba-tiba. Walaupun begitu, Worsley merasa sakitnya telah hilang akibat ledakan tersebut.

"Ketika hal itu terjadi aku merasa bahwa berat dalam tubuhku langsung diangkat seketika," kata Worlsley.

Setelah kejadian itu dokter langsung mengambil tindakan untuk mengoperasi Worsley. Dan insiden ledakan pada testisnya membuatnya merasa tak seperti lelaki dan berdampak pada psikologisnya. Bahkan, ia sampai takut untuk berpergian ke luar negeri selama tiga tahun.

"Bagian tersbesar menjadi seorang pria telah hilang," ucap Worsley.

Bakteri salmonella Afrika sendiri merupakan bakteri menular yang dapat menyerang organ-organ dalam tubuh penderitanya. Biasanya dapat menyebabkan gastroenteritis yang kerap ditandai dengan diare. Itulah sebabnya mengapa orang-orang yang terinfeksi bakteri ini tak memerlukan perawatan rumah sakit. Namun, dengan pengobatan yang tepat seperti anti-retroviral (ART), penyerangan bakteri tersebut pada tubuh tidak rentan terjadi.

Bagikan artikel ini