Tren Tato di Ketiak, Indah Tapi Menantang
Gallery

Tren Tato di Ketiak, Indah Tapi Menantang

Shabari ·

Bagi penggemar tato, pastinya tren tato selalu menarik untuk diikuti. Baik dari desain, atau dari letak di bagian tubuh mana tato itu dibuat.

Seperti diketahui selain desain tato penempatan tato pun menjadi hal penting dan membuat tato itu semakin unik dan keren. Seperti halnya tato di lengan, punggung, paha, atau bagian tubuh lain sudah dianggap umum dilakukan. Namun akan unik saat tato itu dibubuhkan pada bekas luka operasi.

Dan kini muncul sebuah trend baru pada tato yakni tato di ketiak. Seperti dilansir dari The Daily Mail, media sosial seperti Instagram kini sedang dibanjiri lebih dari tujuh ribu unggahan foto tato di ketiak dengan tagar #armpittattoo.

Bagian ketiak ini ditato dengan desain beragam, mulai dari gambar grafis atau bunga-bunga. Dengan adanya tato, ketiak-ketiak ini jadi terlihat indah.

Akan tetapi, untuk proses pembuatan tato di ketiak ini tidaklah seindah hasilnya. Seorang perempuan dengan ketiak bergambar bunga berwarna oranye menuliskan : “Oh oh ohhhh sangat sakit tapi sepadan!”

tato ketiak

Memang, daerah ketiak menjadi salah satu bagian tubuh yang bakal memicu rasa sakit hebat saat ditato. Hal itu lantaran kulit pada ketiak sangat tipis dan sesnsitif karena ada banyak kelenjar di bawah lapisan kulit. Apalagi di ketiak terdapat saraf axillary, saraf yang berfungsi sebagai pengatur komunikasi informasi sensorik antara serviks tulang belakang, ketiak, otot bahu, dan otot lengan atas. Saraf ini termasuk jaringan saraf besar. Tak heran gerakan jarum tato bakal menimbulkan rasa sakit dan nyeri luar biasa.

Hal itu juga diungkapkan oleh sebuah blog yang fokus pada kecantikan dan kesehatan ketiak wanita, Herpits. Dimana mereka memperingatkan bahwa merajah ketiak bisa jadi pengalaman tak menyenangkan.

“Saat Anda menato ketiak Anda, Anda akan langsung mencium aroma darah, karena letaknya yang tak jauh dari hidung Anda.” tulis Herpits.

tato ketiak

“Ini sangat menyiksa. Ketiak saya tak merasakan apapun kecuali rasa sakit. Detik demi detik rasa makin sakit,” ungkap seorang perempuan yang mentato ketiaknya dalam sebuah blog.

Bagikan artikel ini