Turis di Bali Panggil Pijat Gojek, Meski Puas Namun Sempat Syok Lihat Punggungnya
Unik

Turis di Bali Panggil Pijat Gojek, Meski Puas Namun Sempat Syok Lihat Punggungnya

Shabari ·

Sudah menjadi hal umum kalau masuk angin sebagian warga Indonesia masih menggunakan teknik kerokan menyembuhkannya. Namun bagaimana bila bule diberikan pengobatan kerokan ini?

Seperti halnya apa yang dialami oleh warga Australia bernama Candise Raison dan suaminya, Matthew, saat berlibur ke pulau Bali.

Karena merasakan hal yang unik, Ia menceritakan kisah kerokannya ini ke media Inggris, The Daily Mail, yang kemudian dilansir pada 5 Oktober 2018

Candise menceritakan kepada The Daily Mail, saat di Bali ia dan suaminya merasa sangat kelelahan. Selain itu, Matthew juga mengeluhkan rasa sakit di punggungnya kambuh yang sudah 3 tahun belakangan, kerap mengganggu.

Oleh karenanya, Candice kemudian memanggil jasa pijat lewat aplikasi Gojek. Pemijat Gojek itu kemudian menawari dia sesuatu. Dimana ia bisa mengeluarkan 'Naga Merah' dari tubuh Matthew.

Baik Candice dan Matthew tak paham dengan maksud si pemijat. Candice pun setuju karena mengira hal itu semacam pengobatan tradisional dengan cara klenik.

"Aku tak tahu apa yang anda maksud, tapi suamiku ini akan mencoba segala macam pengobatan. Silakan saja!," kata Candice.

Naga Merah yang dimaksud oleh pemijat itu tak lain adalah kerokan. Candice, menyebut si pemijat mengeluarkan koin, lalu menggoreskannya ke punggung Matthew.

"Besok, Naga Merah akan keluar," ujar si pemijat.

Esoknya, punggung Matthew penuh dengan tanda garis merah. Candice dan Matthew pun sempat syok melihat tanda merah di punggung ini.

Tapi, karena Matthew malah merasa tubuhnya enak dan segar, mereka berdua kemudian hanya tertawa saja melihat tanda kerokan ini.

"Kami semua tertawa sampai menangis," ujar Candice.

Candice pun mengaku terkejut, karena hasil kerokan ini justru memberikan kejutan buat mereka. Karena sakit punggungnya ternyata tak lagi muncul.

"Dia tak pernah lagi mengeluhkan sakit punggungnya lagi setelah itu!," kata Candice.

Candice juga menceritakan, kekhawatirannya semula bila tanda merah itu adalah bekas luka, tidak terjadi. Tanda merah itu berangsur-angsur hilang dalam 5 hari.

"Dia (Matthew) sepertinya akan mencoba lagi, karena dia begitu menikmati hasilnya," ujar Candice.

Bagikan artikel ini