Unik, Dylan Bangun dari Koma Justru Setelah Alat Bantu Hidupnya Dilepas
Kesehatan Unik

Unik, Dylan Bangun dari Koma Justru Setelah Alat Bantu Hidupnya Dilepas

Shabari ·

Melihat sanak saudara yang tengah menderita sebuah penyakit yang sampai harus dibantu berbagai alat bantu hidup pastinya akan membuat sedih. Terlebih hal itu terjadi pada seorang blita, yang pastinya akan membuat orang tuanya sedih dan nelangsa.

Hal itulah yang dialami dan dirasakan kedua orang tua Dylan Askin, seorang balita dua tahun asal Inggris. Seperti dilansir dari laman factswt.com, dua tahun lalu Dylan didiagnosa menderita Langerhans cell histiocytosis (LCH), sebuah penyakit langka yang mempengaruhi paru-paru yang begitu mematikan.

Kondisi Dylan pun sempat sangat lemah, bahkan doter menyatakan balita malang itu tidak bisa lagi ditolong. Kedua orang tua pun diminta tabah dan menerima apapun yang terjadi pada Dylan.

Meski telah dilakukan berbagai perawatan dan dipasang alat bantu hidup oleh dokter, kondisi Dylan justru semakin lemah dan buruk. Tim dokter mengungkapkan ia tak lagi memiliki harapan hidup setelah Dylan juga didiagnosa mengalami pneumonia. Setelah beberapa bulan dirawat, tim dokter memutuskan untuk melepas semua alat bantu hidup yang dipasang di tubuh Dylan.

Ajaibnya, Dylan bukannya meninggal dunia, ia justru terbangun dari koma. Secara perlahan tapi pasti, kondisinya juga semakin stabil dan membaik.

"Aku bukanlah orang yang terlalu religius, tapi aku berpikir itu sebuah keajaiban. Ia berjuang dengan keras. Ia bangun dari koma tepat di hari Paskah tahun 2017. Aku percaya apa yang dialaminya adalah keajaiban paskah," ungkap Kerry Askin, ibu Dylan.

Dylan

Dylan sendiri akhirnya dinyatakan pulih dan bisa dibawa pulang setelah sebulan dirawat di rumah sakit selepas terbangun dari koma. Ia juga telah melakukan serangkaian kemoterapi untuk menyembuhkan penyakit yang diidapnya.

Kini Dylan menjadi model poster untuk CLIC Sargent, sebuah badan amal yang membantu keluarga dengan buah hati penderita kanker atau penyakit mematikan lainnya. Badan amal ini jugalah yang dulu membantu keluarga Dylan hingga Dylan bisa dirawat intensif dengan baik.

Bagikan artikel ini