Video Polisi

Video Polantas di Makasar Terima Uang Suap dari Pelanggar Lalulintas Viral di Medsos, Begini Bantahan Polisi

Shabari ·

Lagi lagi citra kepolisian tercoreng setelah beredarnya sebuah video yang membuat heboh warganet. Pasalnya, dalam video tersebut, salah seorang polisi lalu lintas diduga sempat menerima suap dari salah seorang pelanggar lalu lintas di posko Jalan Kartini-Jalan Jendral Sudirman, Kota Makassar.

Peristiwa tersebut berawal saat salah seorang pengguna jalan melakukan pelanggaran lalu lintas, pada Minggu 20 Mei 2018 sekira pukul 14.00 Wita. Menangggapi viralnya video tersebut, Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Irwan Anwar menepis jika ada anggotanya yang menerima suap.

Menurut Irwan, saat itu Aiptu Bakri Syam mendapati pengendara yang menerobos lampu merah saat berjaga di pos tersebut, sehingga memberikan sanksi tilang.

"Minggu lalu Aiptu Bakri melaksanakan pengamanan di pos tersebut, menemukan pengendara melanggar, kemudian dia meminta untuk menunjukkan SIM dan STNK, namun tak dapat menunjukkan sehingga diberikan sanksi tilang," tegas Anwar kepada wartawan, Jumat (25/5/2018).

Kemudian si pelanggar kembali menemui Aiptu Bakri sambil menyodorkan handphone sambil meminta untuk berbicara dengan seorang yang mengaku anggota kepolisian. Dan saat itu Aiptu Bakri pun berbicara dengan orang yang mengaku anggota Polri yang meminta bantuan dengan mengatakan

"Pak Bakri, tolong ponakan saya dibantu. Dia mahasiswa, dia kos-kosan, kasihan kalau harus bayar tilang melalui e-tilang, karena harus dibayar denda maksimal sebesar Rp500 ribu. Kalau bisa tolong dibantu". ujar irwan menirukan permohonan pria yang mengaku anggota.

"Karena si pelanggar permintaannya titip sidang, akhirnya dia menyerahkan dua lembar uang pecahan Rp50 ribu. Cuman salahnya Aiptu Bakri menerima uang itu dibawah meja, seolah-olah terjadi hal yang tidak-tidak," pungkasnya..

Selanjutnya, bukti surat tilang bersama uang titip tilang sebesar Rp100 ribu diserahkan ke Aiptu Murdadi, Bintara tilang yang mengurusi semua surat tilang di Polrestabes Makassar. Bukti tilang itu telah diserahkan ke pengadilan.

"Namun sebelum diserahkan Aiptu Bakri sempat foto bukti surat tilang beserta tilangnya, kemudian diserahkan ke Pak Murdadi, lalu dilimpahkan ke pengadilan," ujarnya.

Terkait video yang viral di media sosial tersebut, Ia juga meminta kepada si pelanggar agar dapat hadir di Polrestabes Makassar untuk memberikan penjelasan

"Peristiwa ini bukan suap tapi titip sidang. Walaupun proses titip sidang sudah kita larang tetapi Aiptu Bakri terpengaruh permintaan oleh by phone tadi. Makanya kita mohon si pelanggar untuk hadir memberikan penjelasan agar dapat memastikan peristiwa ini tidak berkembang dan tidak polemik," tukasnya.

Bagikan artikel ini