Wanita Alami Kehamilan Kosong, Ternyata!
Kesehatan Wanita

Wanita Alami Kehamilan Kosong, Ternyata!

Shabari ·

Pernahkah Anda mendengar wanita yang hamil, namun bayinya tidak ada atau kehamilan kosong? Nah, apakah wanita itu benar-benar hamil atau bayinya yang benar-benar hilang!

Kehamilan kosong atau Blighted ovum itu terjadi pada sel telur yang telah dibuahi dan berimplantasi di dalam rahim, namun tidak berkembang menjadi embrio.

Seperti dilansir dari Klikdokter.com, kehamilan kosong tersebut merupakan penyebab terumum dari kegagalan pada awal kehamilan atau keguguran.

Umumnya, saat seorang wanita hamil, sel telur yang telah dibuahi sperma akan melekat ke dalam dinding rahim. Dan saat usia kehamilan 5-6 minggu, embrio seharusnya sudah tampak.

Namun, pada kehamilan kosong, kantong kehamilan terbentuk dan dapat berkembang, akan tetapi tidak terdapat embrio di dalamnya.

Kehamilan kosong sering kali disebabkan oleh kelainan kromosom, kualitas sperma atau sel telur yang kurang baik, atau dapat terjadi bila terjadi gangguan pembelahan sel. Sehingga, tubuh wanita tersebut bereaksi untuk menghentikan kehamilan.

Sayangnya, tidak ada yang dapat dilakukan untuk mencegah kehamilan kosong ini. Meski demikian, pada sebagian besar wanita, kehamilan kosong hanya terjadi sekali saja.

Adapun gejala yang dirasakan pada kehamilan kosong ini adalah kram perut serta keluar flek darah dari kemaluan. Gejala ini juga bisa berarti keguguran. Namun, tidak semua perdarahan pada trimester pertama berakhir dengan keguguran.

Dan untuk kehamilan kosong ini hanya dapat dideteksi melalui pemeriksaan ultrasonografi. Bila didiagnosa mengalami kehamilan kosong, pada beberapa kasus biasanya dilakukan kuretase, tindakan ini dilakukan untuk membersihkan hasil konsepsi dari dalam rahim.

Namun, ada juga dengan obat. Pada penggunaan obat ini dibutuhkan beberapa hari untuk mengeluarkan hasil konsepsi.

Bagikan artikel ini